Berita / Pedoman Mitigasi Risiko Keberadaan Residu Antibiotik dan Mikrob Resistan Antibiotik pada Pangan Olahan

Pedoman Mitigasi Risiko Keberadaan Residu Antibiotik dan Mikrob Resistan Antibiotik pada Pangan Olahan

Resistansi Antimikrob atau Resistensi Antimikroba atau Antimicrobial Resistance (AMR) merupakan permasalahan global yang mengancam kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan sehingga pengendaliannya menggunakan pendekatan “One Health”, dan saat ini Codex Alimentarius Commission telah menetapkan Code of Practice to Minimize and Contain Foodborne Antimicrobial Resistance yang dapat digunakan sebagai acuan dalam meminimalisasi dampak resistansi antimikrob pada pangan olahan. Menurut Food and Agriculture Organization (FAO), diperkirakan 700 ribu orang meninggal setiap tahun akibat infeksi mikrob resisten antimikroba. Kasus AMR pada manusia dapat bersumber dari produk makanan atau pangan asal hewan (ternak), yang mengandung residu antibiotik dan/atau terkontaminasi oleh mikrob resistan antibiotik. Oleh karena itu, perlu adanya penanganan AMR yang serius yang dilakukan secara lintas sektoral, melalui pendekatan “One Health” yang meliputi kesehatan hewan (ternak), manusia, dan lingkungan secara bersamaan. Salah satu Upaya yang dapat dilakukan yaitu disusunnya suatu pedoman untuk memitigasi risiko agar faktor yang menyebabkan keberadaan antibiotik dan mikrob resistan antibiotik pada pangan olahan dapat dikendalikan.
 

Penyusun           : Direktorat Sttandardisasi Pangan Olahan

Penerbit             : Badan Pengawas Obat dan Makanan RI

Tahun Terbit       : 2023

Tempat Terbit     : Jakarta

Deskripsi Fisik   : 78 hlm : 14,8 cm x 21 cm

Jam Layanan

  • Senin - Jum'at
    08.00 - 16.00 WIB
  • Senin - Jum'at
    08.00 - 16.00 WIB

Info Kontak

Statistik Pengunjung

  • Hari Ini: 25

  • Kemarin: 140

  • Minggu Ini: 25

  • Bulan Ini: 1740

  • Total: 265259

  • Sedang Online: 0

Social Media

Penilaian Anda

2022 BPOM All rights reserved.

Mohon isi form di bawah ini!

Layanan Referensi Perpustakan BPOM