13 May 2026
Workshop Jaringan Kerjasama Perpustakaan Khusus Indonesia dalam Pemberdayaan Pengetahuan
Jakarta - Perpustakaan Badan Pengawas Obat dan Makanan mengikuti kegiatan Workshop Jaringan Kerjasama Perpustakaan Khusus Indonesia dalam Pemberdayaan Pengetahuan di Ruang Rajawali, Kementerian Perindustrian, Selasa (12/Mei/2026). Kegiatan ini sebagai bentuk advokasi untuk dapat berperan aktif dalam penyediaan pengetahuan bagi seluruh stakeholder terkait.
Workshop ini merupakan sebuah langkah awal dalam membentuk jaringan perpustakaan khusus yang tergabung didalam Forum Perpustakaan Khusus Indonesia (FPKI). Kegiatan ini diinisiasi oleh FPKI berkolaborasi dengan Perpustakaan Kementerian Perindustrian yang telah mengundang seluruh pustakawan serta pengelola perpustakaan/pengetahuan di lingkup perpustakaan khusus baik instansi/lembaga serta perpustakaan rumah ibadah. Kegiatan ini menghadirkan para pakar dibidang perpustakaan dan manajemen pengetahuan sebagai narasumber pada kegiatan ini.
Pada paparan narasumber yang dibawakan oleh Bapak Hendro Subagyo, sebagai Direktur Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah BRIN menjelaskan bahwa "Perpustakaan modern harus bertransformasi menjadi pusat knowledge dan data dimana Knowledge Management (KM) menjadi pondasi yang penting bagi sebuah organisasi yang berfungsi sebagai sumber pengambilan keputusan bagi pimpinan. Selain itu, kolaborasi dan integrasi antar institusi memerlukan dukungan SDM, teknologi, tata kelola, dan budaya organisasi yang kuat".
Sementara itu, pada paparan selanjutnya yang dibawakan oleh Ibu Riko Bintari, Pustakawan Ahli Madya pada Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian - Kementerian Pertanian memberikan praktik baik yang telah dilakukan yang sebagai contoh pelaksanaan pengembangan pengetahuan. "Perpustakaan modern harus bisa berbasis kolaborasi dan integrasi data dengan cara melakukan diseminasi pengetahuan, penguatan repositori serta pertukaran informasi ilmiah. Selain itu juga, pustakawan sebagai pengelola pengetahuan perlu bertransformasi sesuai dengan kebutuhan zaman dan perlu mengusahai kompetensi digital yang nantinya memperkuat ekosistem sains dan pemerintahan digital" Ujar Riko Bintari.
Melalui kegiatan ini, Perpustakaan BPOM berkomitmen untuk terus aktif dalam seluruh kegiatan FPKI serta berkontribusi memperkuat ekosistem manajemen pengetahuan melalui Repositori Institusi yang telah tersedia di Repositori Intitusi Perpustakaan BPOM yang berisi tentang local content BPOM yang dapat bermanfaat bagi seluruh stakeholder dalam meningkatkan literasi obat dan makanan. (AS)