Logo BPOM
Perpustakaan Badan POM
Masuk

18 Jun 2026

Perpustakaan BPOM Menyelenggarakan Webinar Pemanfaatan dan Etika Penggunaan Artificial Intelligence (AI) pada Karya Tulis

Jakarta – Perpustakaan BPOM di bawah koordinasi Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengawasan Obat dan Makanan (PPSDM POM) menyelenggarakan Webinar Pemanfaatan dan Etika Penggunaan Artificial Intelligence (AI) pada Karya Tulis pada Kamis (18/6/2026) di Perpustakaan BPOM, Gedung Athena Lantai 2. Kegiatan yang diikuti secara luring maupun daring melalui Zoom Meeting ini bertujuan meningkatkan kompetensi pegawai dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) secara efektif, bijak, dan bertanggung jawab untuk mendukung penyusunan karya tulis ilmiah serta meningkatkan budaya literasi di lingkungan BPOM.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala PPSDM POM, Ali Muharam, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa perkembangan teknologi AI memberikan peluang besar untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah sekaligus produktivitas pegawai. Namun demikian, pemanfaatannya harus tetap mengedepankan etika, orisinalitas, validitas informasi, penghormatan terhadap hak cipta, serta integritas akademik. Melalui webinar ini diharapkan pegawai BPOM mampu memanfaatkan AI sebagai alat pendukung dalam berkarya sekaligus memperkuat branding BPOM sebagai lembaga berbasis pengetahuan.

Materi webinar disampaikan oleh Ari Nugraha, S.Hum., M.T.I., Ph.D., dosen Departemen Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia. Dalam paparannya, narasumber menjelaskan bagaimana AI telah mengubah paradigma proses penelitian dan penulisan ilmiah, mulai dari brainstorming ide, eksplorasi literatur, analisis data, perbaikan tata bahasa, hingga pengelolaan sitasi. Pemanfaatan AI dinilai mampu meningkatkan efisiensi dan kualitas penulisan apabila digunakan secara tepat serta tetap berada di bawah kendali dan verifikasi penulis.

Selain membahas berbagai manfaat AI, narasumber juga menekankan pentingnya aspek etika dalam penggunaannya. Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain potensi bias data, halusinasi informasi, plagiarisme, ketidakjelasan kepemilikan karya, serta menurunnya kemampuan berpikir kritis apabila pengguna terlalu bergantung pada AI. Oleh karena itu, AI harus diposisikan sebagai mitra belajar dan alat bantu, bukan sebagai pengganti peran penulis. Transparansi penggunaan AI, verifikasi terhadap seluruh hasil yang dihasilkan, dan pengawasan manusia menjadi prinsip utama dalam menjaga integritas karya ilmiah.

Webinar berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Berbagai pertanyaan diajukan terkait praktik penggunaan AI dalam penyusunan karya tulis, teknik menyusun prompt yang efektif, hingga batasan etis dalam memanfaatkan AI untuk publikasi ilmiah. Setelah sesi diskusi, peserta juga mengikuti praktik penggunaan berbagai aplikasi AI untuk mendukung tahapan penulisan karya ilmiah sehingga memperoleh pengalaman langsung dalam memanfaatkan teknologi tersebut secara bertanggung jawab.

Melalui penyelenggaraan webinar ini, Perpustakaan BPOM berharap dapat meningkatkan literasi digital dan kompetensi pegawai dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya BPOM untuk mendorong lahirnya karya tulis yang berkualitas, inovatif, dan berintegritas, sekaligus membangun budaya pemanfaatan Artificial Intelligence yang adaptif, etis, dan bertanggung jawab di lingkungan BPOM.

📚
Pustakawan Online

Halo! Perkenalkan diri Anda sebelum memulai chat.