Logo BPOM
Perpustakaan Badan POM
Masuk

08 Jul 2026

Bedah Buku Bermutu “Presiden Solusi:Problem Solving ala Prabowo Subianto”

Jakarta - Perpustakaan Badan Pengawas Obat dan Makanan mengikuti kegiatan Bedah Buku Bermutu “Presiden Solusi:Problem Solving ala Prabowo Subianto" di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, Selasa (7/Juli/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari pendidik, peserta didik, pustakawan, hingga tamu undangan dari berbagai instansi pemerintah dan swasta di wilayah DKI Jakarta. Bedah buku diselenggarakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan budaya literasi, memperkuat ruang dialog ilmiah, serta mendorong pemahaman masyarakat terhadap berbagai isu kebangsaan melalui kajian buku.

Acara diawali dengan laporan penyelenggaraan kegiatan yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Ir. Suharti, M.A., Ph.D. Selanjutnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan.

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa buku Presiden Solusi: Problem Solving ala Prabowo Subianto dipilih sebagai bahan diskusi karena dinilai relevan untuk memperkuat daya kritis masyarakat terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi pemerintahan saat ini. Menurutnya, kegiatan bedah buku tidak hanya menjadi sarana memperkenalkan karya tulis kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang dialog yang mendorong peningkatan literasi, pengembangan wawasan, serta pembentukan budaya berpikir kritis sebagai bekal dalam menghadapi tantangan masa depan.

Sesi utama menghadirkan para penulis buku, yakni Muhammad Qodari, Dirgayuza Setiawan, dan Agung Gumilar Saputra, serta dua penanggap, yaitu Abdul Kohar dan Sri Marini E.M. BT Mujaid, yang memberikan perspektif terhadap substansi buku.

Pada kesempatan tersebut, Muhammad Qodari menjelaskan bahwa penulisan buku berangkat dari upaya mendokumentasikan realisasi berbagai gagasan kepemimpinan Presiden melalui penyajian langkah-langkah strategis dalam pembangunan nasional. Ia menyampaikan bahwa buku tersebut disusun sebagai dokumentasi awal implementasi berbagai konsep transformasi bangsa yang diharapkan dapat menjadi referensi bagi masyarakat dalam memahami arah pembangunan nasional.

Sementara itu, Dirgayuza Setiawan mengungkapkan bahwa sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan, dirinya memiliki tanggung jawab mendokumentasikan berbagai proses pengambilan keputusan strategis Presiden, baik dalam rapat kabinet maupun rapat paripurna. Dokumentasi tersebut diharapkan dapat menjadi catatan sejarah sekaligus sumber pembelajaran mengenai proses lahirnya berbagai kebijakan negara.

Dalam sesi tanggapan, Abdul Kohar mengibaratkan buku tersebut sebagai sebuah kapal yang mengarungi samudra gagasan menuju tujuan pembangunan bangsa. Menurutnya, buku ini memiliki potensi menjadi referensi bagi generasi muda dalam memahami peta jalan pembangunan Indonesia melalui berbagai solusi yang ditawarkan terhadap isu-isu strategis, seperti ketahanan pangan dan tantangan pembangunan nasional lainnya.

Senada dengan itu, Sri Marini E.M. BT Mujaid menyampaikan bahwa setiap kebijakan publik pada dasarnya lahir dari proses penyelesaian berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat. Ia menilai buku ini mampu menjelaskan keterkaitan antara tantangan pembangunan dengan proses perumusan kebijakan pemerintah sehingga memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai latar belakang dan tujuan setiap kebijakan yang diambil.

Melalui penyelenggaraan kegiatan bedah buku ini, Perpustakaan Kemendikdasmen kembali menegaskan perannya sebagai pusat literasi dan ruang diskusi ilmiah yang mendorong lahirnya budaya membaca, berpikir kritis, serta penguatan pengetahuan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan minat baca sekaligus memperluas wawasan peserta terhadap berbagai isu strategis yang berkaitan dengan pembangunan nasional.

📚
Pustakawan Online

Halo! Perkenalkan diri Anda sebelum memulai chat.