Sensor Kontemporer : Pandangan Pada Perkembangan Sensor Film di Indonesia
Film yang sudah diluluskan Lembaga Sensor Film (LSF) seringkali menuai kontroversi. Sebagian sineas berharap LSF tidak terlalu ketat dalam menyensor film, tetapi sineas lainnya mengingatkan LSF untuk lebih selektif dalam meloloskan film demi terjaganya kepuasan penonton. Begitu juga sebagian masyarakat meminta LSF menyensor seketat-ketatnya, bahkan tidak perlu meloloskan film yang menurut pandangan mereka tidak bermutu. Tetapi, tidak sedikit masyarakat yang memaki-maki LSF akibat adegan film yang hilang direvisi. Mereka berharap LSF menyensor lebih longgar, agar tidak mengganggu kenikmatan menonton film. Di sisi lain, peranti digital yang semakin melimpah dapat memudahkan masyarakat untuk menonton apapun tanpa melalui LSF. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi semua pihak agar dapat memilih dan menghadirkan tontonan yang baik. Sensor Kontemporer merupakan kumpulan tulisan seputar sensor film di Indonesia. Konsep penyensoran selalu mengikuti perkembangan zaman, buku ini dapat mengupas bagian-bagian terpenting dari perkembangan tersebut.
Daftar Eksemplar
| Kode Eksemplar | No. Panggil | Lokasi | Status |
|---|---|---|---|
| B07239U | 363.31 SUD s | Perpustakaan Badan POM - Rak Buku 2 | Tersedia |
Rekomendasi
Ada Surga Dirumahmu : 7 Keajaiban Orangtua Cara Cepat Sukses Dunia dan Akhirat
Haqiena Media
Memperkuat Negara : Tata Pemerintahan dan Tata Dunia Abad 21
Gramedia Pustaka Utama
Hak Budget Parlemen di Indonesia
Sinar Grafika
Pahlawan-Pahlawan : Le Parle Covidnomics
Kompas
Penebar Harapan : Kick Andy, Satu Dekade Menginspirasi
PT Bentang Pustaka
Biobased Polymers: Properties and Applications in Packaging
Elsevier