ISBN
20 Apr 2026
Belajar Menjadi ASN BerAKHLAK : Memahami, Menginternalisasi, dan Mewujudukan Nilai Dalam Tindakan
Modul ini disusun untuk mendukung pemahaman,internalisasi, dan implementasi Core Values ASNBerAKHLAKyang telah ditetapkan sebagai nilai dasarbagi seluruh aparatur sipil negara di Indonesia. Dalamkonteks tugas dan fungsi BPOM yang sangat strategisdalam menjaga kesehatan masyarakat melaluipengawasan obat dan makanan, nilai-nilaiBerAKHLAKbukan hanya menjadi pedoman perilaku,tetapi juga menjadi jiwa dari setiap tindakan danpelayanan yang diberikan oleh ASN BPOM. Pengarang : Asri Yusnitasri, Nabila Fatin Aisiah Edisi : Cetakan 1 Tahun Terbit : 2025 Penerbit : Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Deskripsi Fisik : 61 hlm: Ilus.; 21 cm
20 Apr 2026
Mengawal Keamanan Dari Laboratorium : Pengantar Pengujian Biologi Obat dan Makanan
Modul ini memberikan gambaran dasar tentang bagaimaan pengujian biologi dilakukan untuk menjamin keamanan dan mutu obat serta makanan. Materi disajikan secara ringkas dan praktis, mulai dari pengembangan metode analisis, penggunaan baku pembanding, kalibrasi alat uji, hingga penerapan sistem penjaminan mutu. Pengarang : Hilman Hendyawan, Lillah Asritafriha Edisi : Cetakan 1 Tahun Terbit : 2025 Penerbit : Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Deskripsi Fisik : 68 hlm: Ilus.; 21 cm
20 Apr 2026
Mengawal Obat dan Makanan Setelah Beredar : Dari Distribusi Hingga Efek Samping
Buku Mengawal Obat dan Makanan Setelah Beredar : Dari Distribusi Hingga Efek Samping hadir sebagai jawaban atas tantangan pengawasan obat dan makanan di era modern. Maraknya kasus peredaran produk ilegal, iklan menyesatkan, hingga risiko efek samping pasca-edar menegaskan pentingnya sistem pengawasan yang kuat, adaptif, dan berbasis risiko. Pengarang : Maria Ulfah, Ufi Anjasari Edisi : Cetakan 1 Tahun Terbit : 2025 Penerbit : Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Deskripsi Fisik : 66 hlm: Ilus.; 21 cm
20 Apr 2026
Jejak Keamanan : Mengawal Obat dan Makanan Dari Pabrik Hingga Peredaran
Buku "Jejak Keamanan : Mengawal Obat dan Makanan dari Pabrik Hingga Peredaran" mengungkap secara lugas bagaimana pengawasan dilakukan dari hulu ke hilir. Disusun dengan pendekatan praktis, buku ini membahas konsep dasar, tahapan pemeriksaan, hingga mekanisme perizinan impor dan ekspor yang kerap menjadi sorotan. Modul ini dirancang khusus untuk membekali para Pengawas Farmasi dan Makanan (PFM) dengan kompetensi yagn lebih tajam, namun juga relevan dibava oleh siapa saja yang ingin memahami bagaimaan kepercayaan publik terhadap obat dan makanan dibangun dan dijaga. Pengarang : Dede Jihan Oktaviani, Ghilman Razaqa Ghani Iskandar Edisi : Cetakan 1 Tahun Terbit : 2025 Penerbit : Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Deskripsi Fisik : 64 hlm: Ilus.; 21 cm
20 Apr 2026
Pedoman Persyaratan Keamanan dan Mutu Air Baku dan Air Minum yang Berasal dari Air Hujan
Air merupakan kebutuhan dasar bagi kehidupan, sehingga setiap orang berhak atas pasokan air yang cukup, aman, dan terjangkau. Akses terhadap air minum yang aman dapat memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, perlu upaya untuk menjamin agar air minum tidak menimbulkan risiko kesehatan. Menurut Guidelines for Drinking-Water Quality yang diterbitkan WHO pada tahun 2022, air minum yang aman adalah air yang tidak menimbulkan risiko kesehatan yang berarti sepanjang hidup, termasuk bagi kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, lansia, serta individu dengan kondisi kesehatan khusus. WHO menyebutkan bahwa air hujan dapat berfungsi sebagai sumber air minum pada kondisi tertentu. Pentingnya pengelolaan air hujan sebagai bagian dari strategi ketahanan air dan kesehatan masyarakat juga telah ditegaskan dalam berbagai peraturan perundang-undangan. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan menyatakan bahwa setiap orang berhak atas pangan yang aman, bermutu, dan bergizi, termasuk air minum. Hal ini diperkuat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan, yang menekankan pentingnya pengawasan terhadap air yang digunakan dalam rantai pangan, termasuk air untuk konsumsi langsung. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan, telah menetapkan parameter keamanan dan mutu air minum yang harus dipenuhi agar aman dikonsumsi. Pada Peraturan Menteri Kesehatan tersebut juga menyebutkan bahwa air hujan dapat digunakan sebagai air baku. Untuk memberikan acuan yang jelas bagi pelaku usaha, pengawas dan pemangku kepentingan lainnya terhadap penggunaan air baku dan air minum yang berasal dari air hujan, Badan POM melakukan penyusunan Pedoman Persyaratan Keamanan dan Mutu Air Baku dan Air Minum Yang Berasal dari Air Hujan. Pedoman ini memuat pemanfaatan air hujan sebagai air baku dan air minum ditinjau dari aspek sosial, budaya, ekonomi, dan ekologi; kajian regulasi dan penelitian; cara pengolahan air hujan menjadi air baku dan air minum; dan persyaratan keamanan dan mutu air baku dan air minum yang berasal dari air hujan. Pedoman ini telah disusun melalui serangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan FGD dilanjutkan pembahasan draf pedoman yang melibatkan tim ahli yaitu Prof. Dr. Sugiyono, M.App.Sc (IPB), Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono (UGM), dan Prof. Ratih Dewanti Hariyadi, Ph.D (IPB) serta perwakilan dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Perindustrian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Komunitas Pemanenan Air Hujan (Komunitas Banyu Bening), Perguruan Tinggi (Universitas Negeri Malang, Universitas Pasundan), asosiasi pelaku usaha, serta unit kerja di Badan POM. Workshop Rancangan Pedoman Persyaratan Keamanan dan Mutu Air Baku dan Air Minum Yang Berasal dari Air Hujan telah dilaksanakan pada tanggal 7 Oktober 2025 di Badan POM – Jakarta. Pedoman diharapkan bermanfaat untuk: 1. Memberikan acuan teknis dan praktis bagi pelaku usaha dan pemangku kepentingan dalam pengelolaan air hujan yang aman dan bermutu untuk digunakan sebagai air baku dan air minum. 2. Memberikan acuan bagi pelaku usaha dan pemangku kepentingan dalam rangka memenuhi persyaratan keamanan dan mutu air baku dan air minum yang berasal dari air hujan. 3. Memberikan acuan bagi pemangku kepentingan dalam rangka memberikan perlindungan terhadap kesehatan masyarakat melalui penyediaan air baku dan air minum yang berasal dari air hujan yang memenuhi persyaratan. 4. Memberikan panduan dalam memfasilitasi peran serta masyarakat, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam rangka pengelolaan sumber daya air hujan secara mandiri, efisien, dan berkelanjutan.
20 Apr 2026
Buku Panduan Desain Bangunan Laboratorium
Laboratorium adalah tempat yang dirancang khusus untuk kegiatan percobaan, penelitian, atau penyelidikan, sehingga perencanaannya tidak bisa disamakan dengan bangunan biasa. Dalam merancang laboratorium, hal utama yang harus diperhatikan adalah kebutuhan peralatan yang akan digunakan, seperti alat gelas, alat ukur, dan perlengkapan keselamatan. Selain itu, faktor pendukung seperti keamanan, kenyamanan kerja, alur kegiatan, dan bahan bangunan juga perlu dipertimbangkan. Tanpa perencanaan yang matang, laboratorium akan sulit memenuhi standar teknis yang dibutuhkan dan hasil penelitian yang dilakukan pun bisa menjadi kurang dapat dipercaya. Buku Panduan Desain Bangunan Laboratorium ini disusun sebagai pedoman bagi pihak yang ingin merancang atau membangun laboratorium agar sesuai dengan standar dan kebutuhan yang berlaku. Panduan ini mengacu pada standar internasional seperti AS/NZS 2982:2010, Design Requirement Manual – NIH, dan SEFA, yang terus disesuaikan dengan perkembangan teknologi. Buku ini tidak bersifat mengikat, tetapi dapat digunakan sebagai referensi oleh pengguna dan konsultan perencana dalam menyusun konsep desain laboratorium. Dengan adanya panduan ini, diharapkan pembangunan laboratorium dapat menghasilkan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan mendukung kegiatan penelitian secara optimal. Pengarang : Mimin Jiwo Winanti, dkk Edisi : Edisi 1, Cetakan 1 Tahun Terbit : 2025 Penerbit : Badan Pengawas Obat dan Makanan Deskripsi Fisik : 533 hlm: bibl.; 21 cm
20 Apr 2026
Mutu Obat Dalam Dunia Pengawasan : Belajar Memahami Hasil Inspeksi di Sarana Produksi
Buku ini memberikan gambaran mengenai ekosistem pengawasan mutu di sarana produksi, sekaligus membantu pembaca melihat proses pengawasan sebagai rangkaian upaya memastikan mutu obat tetap terjaga sejak dari sarana produksi hingga akhirnya sampai ke masyarakat. Pengarang : Ufi Anjasari, Perdhana Ari Sudewo Edisi : Cetakan 1 Tahun Terbit : 2025 Penerbit : Badan Pengawas Obat dan Makanan Deskripsi Fisik : 83 hlm: bibl.; 21 cm
15 Apr 2026
Pedoman Regulatory Impact Assessment (RIA)
Pedoman Regulatory Impact Assessment (RIA) ini disusun untuk mendukung peningkatan kualitas perumusan regulasi dan kebijakan di lingkungan Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Buku ini memaparkan konsep, prinsip, dan tahapan penerapan RIA sebagai pendekatan analitis yang sistematis, berbasis bukti, transparan, dan proporsional dalam menilai dampak suatu regulasi dan kebijakan. RIA digunakan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi dampak sosial, ekonomi, kesehatan, hukum, dan lingkungan dari regulasi dan kebijakan, baik sebelum ditetapkan maupun setelah diimplementasikan, sehingga regulasi dan kebijakan yang dihasilkan lebih efektif, efisien, konsisten, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat serta pemangku kepentingan. Pedoman ini juga menegaskan pentingnya penerapan prinsip Good Regulatory Practices (GRP) dan tata kelola pemerintahan yang baik dalam proses penyusunan regulasi dan kebijakan. Dengan mengintegrasikan kerangka konseptual, praktik terbaik nasional dan internasional, serta kebutuhan sistem regulasi di Indonesia, buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pembuat kebijakan, regulator, akademisi, dan pihak terkait dalam memahami serta menerapkan analisis dampak regulasi dan kebijakan guna memperkuat kualitas kebijakan publik dan keberlanjutan sistem regulasi. Pengarang : Ria Christine Siagian, dkk Edisi : Edisi 1, Cetakan 1 Tahun Terbit : 2025 Penerbit : Badan Pengawas Obat dan Makanan Deskripsi Fisik : 72 hlm: bibl.; 21 cm